Tampilkan postingan dengan label Patroli. Tampilkan semua postingan

gravatar

Sedan Tabrak Pembatas Jalan di Cibubur

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi. Kali ini sebuah sedan KIA menabrak pembatas jalan di Jalan alternatif Cibubur, tepatnya dekat tanjakan Nagrak arah Jonggol.

Dalam kecelakaan ini tidak ada korban jiwa. Namun mobil mengalami kerusakan serius dan saat ini masih berada dibadan jalan. Petugas yang datang ketempat kejadian sedang melakukan penanganan lebih lanjut.

Bagi masyarakat yang hendak melewati jalur tersebut diimbau meningkatkan kewasadaan.

...lanjutkan baca...
gravatar

Ratusan TKI Tersekap di Kramatjati

Sedikitnya 120 calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diduga tersekap di tempat penampungan sementara milik PT Dwi Insan Setia Utama di Jalan Eretan 2, RT 1/1, Balekambang, Kramatjati, Jakarta Timur. Informasi ini terungkap setelah Ditjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri (Binapenta) Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi melakukan sidak ke lokasi penampungan tersebut pada Selasa (23/11) malam. Sempat terjadi kekisruhan saat sidak ini berlangsung. Bahkan, sejumlah wartawan yang meliput sempat diancam akan dibunuh oleh oknum preman yang diduga membekingi perusahaan tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, Ditjen Binapenta mendapatkan laporan dari warga mengenai adanya penyekapan sebanyak 120 calon TKI tersebut. Mendapat laporan itu, petugas pun langsung menindaklanjutinya dengan melakukan sidak. Sayangnya, sidak kali ini dilakukan tanpa menyertakan pihak kepolisian. Alhasil, sempat terjadi adu mulut antara pihak keamanan dengan sejumlah petugas Ditjen Binapenta.

Rombongan petugas Binapenta dan wartawan yang meliput sudah mendapat kesulitan sejak awal memasuki lokasi penampungan yang berada di gang sempit dan padat penduduk ini. Sebab, para petugas dihalang-halangi selama hampir satu jam oleh para petugas keamanan perusahaan.

Dari hasil sidak yang dilakukan terungkap, petugas menemukan berbagai hal yang tidak manusiawi. Seperti, fasilitas tempat yang tidak memadai untuk menampung sekitar 120 orang. Kemudian, makanan yang diberikan pun diketahui sering kadaluarsa dan tidak adanya balai pelatihan tenaga kerja sebelum diberangkatkan ke berbagai negara tujuan. “Kami menemukan banyak hal yang sangat tidak layak dan tidak manusiawi. Makanya agar persoalan ini tuntas kami memanggil pemilik perusahaan tersebut, untuk mengetahui identitas atau dokumen perusahaan,” ujar Sunarno, Plt Dirjen Binapenta Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Rabu (24/11).

Sejauh ini, dirinya mengaku belum dapat memberikan sanksi kepada perusahaan itu karena bentuk pelanggarannya belum dapat dibuktikan. Meski begitu, dikatakan Sunarno, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Polsek Kramatjati untuk menindaklanjuti temuan ini. Untuk itu, hari ini, sejumlah calon tenaga kerja yang kesemuanya berjenis kelamin wanita ini telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Kebanyakan, para calon TKI ini berasal dari daerah seperti, Nusa Tenggara Barat, Jawa Barat, Jawa Timur dan lain sebagainya.

Sementara itu, Polres Jakarta Timur menanggapi temuan informasi ini, telah memintai keterangan kepada 15 perwakilan calon TKI tersebut. “Kami juga mendengar adanya intimidasi terhadap para jurnalis. Tetapi kami terlebih dahulu fokus pada perlindungan calon TKI,” ujar Kompol Dodi Rahmawan, Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, Rabu (24/11).

Diungkapkan Dodi, sejak dilakukan sidak kemarin, banyak calon TKI itu yang meminta untuk dipulangkan ke daerah asalnya masing-masing. Meski begitu, ditambahkan Dodi, pihaknya harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan BNP2TKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) serta manajemen perusahaan untuk proses pemulangan para TKI ke daerah masing-masing.

Camat Kramatjati, Ucok Bangsawan Harahap mengatakan, saat ini di wilayahnya memang banyak terdapat perusahaan penyalur tenaga kerja. Namun, ia tak dapat mendeteksi apakah perusahaan ini semuanya legal atau tidak. Ia sendiri mengaku, kesulitan untuk menembus perusahaan tersebut, untuk mengetahui jumlah calon TKI yang ada. Sebab umumnya mereka sangat tertutup. “Saya sendiri tidak dapat masuk ke areal perusahaan itu karena sangat tertutup. Padahal, kita juga ingin mengetahui berapa jumlah penghuni atau calon TKW yang ada di setiap penampungan. Para pemilik perusahaan tidak kooperatif,” tandasnya. 
 
Sumber : Beritajakarta

...lanjutkan baca...
gravatar

Mobil Boks Terbalik, Tol Kampungrambutan Macet

Karena kurang hati-hati serta waspada dalam berkendara sering menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Seperti yang terjadi di ruas Jalan Tol Kampungrambutan menuju Rorotan atau tepat sebelum Bintara. Satu unit mobil boks bernopol B 9309 IS terbalik di KM 48, Selasa (23/11) siang.

Informasi dari Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya menyebutkan, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian hingga pukul 13.30 masih terpantau padat. Hal ini disebabkan, karena posisi mobil boks yang terbalik menghalangi sebagia ruas jalan sehingga hanya menyisakan satu lajur saja yang dapat dilalui kendaraan.

Saat ini, petugas sudah berada di lokasi kejadian dan tengah melakukan proses evakuasi terhadap mobil boks naas tersebut. Diharapkan, bagi para pengendara untuk tetap bersabar dalam berkendara hingga proses evakuasi selesai.

...lanjutkan baca...
gravatar

Kecelakaan Beruntun Macetkan Tol Rawamangun

Kecelakaan beruntun di jalan tol kembali terjadi. Kali ini, Selasa (23/11), sekitar pukul 09.17, kecelakaan melibatkan 3 mobil terjadi di tol Rawamangun Arah Tanjungpriok, tepatnya di kilometer 6.

Akibatnya arus lalu lintas disepanjang jalan tol tersendat. Pasalnya kecelakaan berada di lajur tengah jalan, sehingga hanya 1 jalur yang dapat dilintasi dengan perlahan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui apakah terdapat korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun petugas sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan. Kepada pengguna jalan yang melintas diimbau meningkatkan kewaspadaan. 

...lanjutkan baca...
gravatar

Jelang Mudik, Terminal Pulogadung Benahi Fasilitas

Menjelang masa mudik Lebaran, sejumlah fasilitas dan bangunan di Terminal Bus Pulogadung, Jakarta Timur, dibenahi. Diantaranya menara pengawas, saluran air, dan ruang tunggu penumpang.

Menurut Kepala Terminal Pulogadung Muhammad Nur, menara perlu direnovasi untuk mendukung tugas pengawasan arus bis yang keluar masuk terminal pada masa mudik. Pemudik diperkirakan akan mulai membanjiri terminal pada H-7 Lebaran.

"Targetnya, tower selesai direnovasi pada H-10 Lebaran," kata Nur, di Jakarta, Sabtu (28/8).

Sedangkan untuk mengantisipasi genangan air yang kerap terjadi saat hujan, pengelola terminal juga memperbaiki sistem saluran air.  Sebab, setiap turun hujan selalu muncul genangan air di depan ruang tunggu penumpang.

Setelah diperiksa, genangan air tersebut muncul akibat sejumlah saluran air di seputar terminal banyak yang tersumbat. Proyek pembersihan saluran air yang sudah dikerjakan sejak pekan lalu ini diperkirakan akan selesai sekitar 10 hari sebelum Lebaran.

Ruang tunggu penumpang pun tidak luput dari program pembenahan itu. "Ini demi kenyamanan penumpang, dan supaya tidak ada lagi genangan air pada musim mudik nanti," ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Terminal Pulogadung juga telah menyiapkan 300 bis antarkota antarprovinsi. Bis-bis itu berasal dari 70 perusahaan otobis.

Dari pantauan Tempo di Terminal Pulogadung, hingga saat ini belum terlihat peningkatan jumlah penumpang. Sejauh ini aktivitas yang terjadi di terminal tersebut cenderung masih normal. Diperkirakan peningkatan jumlah penumpang baru akan terjadi sejak H-7 Lebaran. (tempo/ljt)

...lanjutkan baca...
gravatar

Suzuki Tabrak Tiang Listrik di Duren Sawit



Untuk ketiga kalinya kecelakaan lalu lintas terjadi di Jakarta hari ini, Rabu (25/8). Kali ini kecelakaan melibatkan sebuah mobil jenis Suzuki Carry. Mobil yang tengah melaju dari arah Duren Sawit menuju Pondok Kopi tersebut, tiba-tiba hilang kendali dan menabrak sebuah tiang listrik di sisi jalan.

Akibat kecelakaan itu, arus lalu lintas dari Duren Sawit menuju Pondok Kopi menjadi tersendat. Posisi mobil yang menghalangi sebagian jalan, membuat kendaraan lain yang melintas hanya bisa menggunakan satu jalur saja. Petugas saat ini sudah tiba di lokasi kejadian. Namun hingga berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan dan juga korban jiwa.

...lanjutkan baca...
gravatar

Carrefour Diduga Jual Makanan Kadaluarsa

Untuk memberikan kepastian dan rasa aman masyarakat dalam mengonsumsi makanan pada hari raya nanti, Pemkot Administrasi Jakarta Timur menggelar razia makanan kadaluarsa di tiga lokasi pasar swalayan terkemuka di Jakarta Timur. Ketiga swalayan itu yakni, Carrefour Buaran, Tip Top Pondokbambu, serta Giant Pondokkopi. Dalam razia yang melibatkan petugas dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Sudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) setempat, petugas menemukan produk biskuit yang ditengarai telah kadaluarsa.

Biskuit yang ditengarai telah kadaluarsa itu ditemukan terdapat dalam parsel berisi makanan dan minuman yang dijual seharga Rp 199 ribu di Carrefour Buaran, Durensawit. Melihat hal itu, Walikota Jakarta Timur, Murdhani, yang memimpin aksi sidak langsung memerintahkan petugas agar mengamankan sejumlah parsel yang terdapat produk biskuit tersebut. Petugas pun kemudian megamankan sejumlah parsel yang dimaksud untuk diteliti BPOM.

“Tanggal kadaluarsa meragukan karena ada beberapa perbedaan antara tempat dan cara penulisan tanggal kadaluarsanya. Makanya, saya minta agar produk itu diamankan terlebih dahulu dan segera dilakukan pemeriksaan,” ujar Murdhani, Kamis (26/8).

Pada kesempatan itu, Murdhani mengimbau kepada seluruh produsen agar menunjukkan tanggal kadaluwarsa pada produk olahannya di tempat yang mudah terlihat. Dengan begitu, konsumen nantinya tidak akan ragu untuk membelinya. “Tujuan digelarnya razia ini kan untuk melindungi masyarakat dari makanan kadaluarsa. Apalagi menjelang Lebaran, warga biasanya ingin mendapatkan harga yang jauh lebih murah,” tambahnya.

Petugas yang terdiri dari Sudin KUMKMP Jakarta Timur, Sudin Kesehatan Jakarta Timur, Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Timur, Sudin Pertanian Jakarta Timur serta BPOM terlihat melakukan pengecekan terhadap sejumlah makanan, terutama yang terdapat dalam parsel yang dijual di ketiga pasar swalayan tersebut.

Carolina, petugas dari BPOM menuturkan, pihaknya menemukan tiga dari 16 kotak produk biskuit yang ditengarai telah kadaluarsa dari sejumlah parsel. Untuk itu, BPOM pun pun segera melakukan penelitian untuk memastikannya. “Tiga produk biskuit yang diamankan merupakan produk Khong Guan. Sayangnya, pihak Carrefour juga tidak mengetahui kalau itu produk kadaluarsa karena mereka beralasan barang tersebut langsung dikirim dari suplier,” tandasnya. (bjc)
 

...lanjutkan baca...
gravatar

Truk Nyangkut di Kolong Jembatan Tol Cakung



Sebuah truk bermuatan penuh tersangkut di kolong Jembatan Tol, Cakung, Jakarta Timur. Hal ini disebabkan ulah sopir yang tidak berhati-hati dalam berkendara. Akibat kejadian itu, arus lalu lintas di ruas jalan Bekasi Pulogadung menjadi tersendat. Posisi truk bernomor polisi B 9764 JK tersebut berada di lajur tengah, sehingga menghalangi kendaraan lain yang hendak melintas. Hingga berita ini diturunkan, petugas sudah tiba di lokasi kejadian dan segera melakukan penanganan terhadap truk tersebut.

...lanjutkan baca...

Archive

Entri Populer